Artikel Motivasi

Sabtu, 11 April 2009
10 PRINSIP BERBISNIS DENGAN HATI Hermanto, ST, 20-11-2008 11:08:03
Anda ingin menjadi pengusaha sukses ? Sekarang ini banyak orang yang menginginkan menjadi pengusaha sukses. Kalau dulu menjadi pegawai negeri, menjadi pegawai kantoran dianggap golongan priyayi, sedangkan menjadi pedagang masih dianggap kaum kelas dua, sekarang ini situasinya sudah berubah.

Pandangan lama sudah bergeser. Menjadi pedagang atau pengusaha bukan lagi dianggap sebagai kaum kelas dua, namun sudah menjadi tujuan utama banyak manusia sekarang ini. Bahkan sekarang ini banyak pengusaha menduduki posisi penting dalam pemerintahan. Maka dewasa ini buku-buku tentang entrepreurship, seminar kewirausahaan, training motivasi entrepeneurship semakin menjamur dan diminiati oleh banyak orang.

Meskipun demikian, perlu dipahami bahwa menjalankan usaha selain mengejar ?profit? sesungguhnya bisa bermakna lebih luas bagi hidup. Bukan sekedar mengejar profit bruba keuntungan material, namun mengejar profit berupa keuntungan nilai-nilai yang bermakna bagi kepuasan spiritual. Ada makna ibadah yang nilainya lebih tinggi dari sekedar mendapatkan keuntungan berupa uang belaka.

Kalau orang menjalankan usaha hanya berorientasi pada keuntungan materi sebesar-besarnya sebagai tujuan utamanya, maka biasanya mudah terjebak dalam bisnis yang serakah, melakukan penyimpangan, melanggar tatanan kehidupan. Kalaupun usahanya berhasil, belum tentu menjadi berkah bagi dirinya, belum tentu menjadikan kebahagiaan sejati bagi dirinya.

Lalu bagaimana menjalankan bisnis yang dapat bernilai ibadah dan membawa berkah bagi kehidupan kita ?. Jalankanlah usaha atau bisnis berdasarkan hati nurani. Bagaimana prinsip menjalankan usaha berdasarkan hati nurani ? Berikut ini 10 prinsip bisnis yang perlu menjadi pertimbangan dalam mengembangkan usaha Anda :

1. Kawan adalah aset berharga.
Tidak ada usaha yang tidak berhubungan dengan orang lain. Dalam membina hubungan dengan orang lain, letakkanlah nilai persahabatan, nilai pertemanan yang jauh lebih berharga dibandingkan sekedar meraih keuntungan uang. Dengan menempatkan kawan sebagai aset berharga, maka kita akan menghargai komitmen dan kerjasama dengan siapapun.

2. Kepercayaan adalah modal jangka panjang.
Modal dalam usaha itu dapat dibadi kedalam modal tangible dan modal intangible. Uang, gedung, peralatan, mesin adalah contoh modal tangible. Namun ada modal yang intangible yang jauh lebih berharga untuk usaha jangka panjang kita yakni membina kepercayaan. Butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun sebuah kepercayaan dan hanya sekian detik saja untuk menghancurkannya. Maka berusahalah membina kepercayaan baik kepada siapapun.

3. Menjual dengan harga lebih tinggi dari pembelian, bukan harga tertinggi.
Maknanya adalah berbisnis bukan sekedar mengejar keuntungan dengan membeli serendah-rendahnya, kemudian menjual dengan harga tertinggi. Namun berbisnis dan berusaha adalah bagaimana dapat memberikan kontribusi dan manfaat bagi orang lain sebesar-besarnya, tanpa mengabaikan kelayakan usaha. Nilai kebahagiaan dan keberhasilan usahanya bukan pada berapa besarnya keuntungan materi, tetapi berapa banyak manfaat yang diberikan.
4. Mendengarkan kata hati.
Dalam melakukan tindakan, mengambil keputusan, belajarlah memisahkan antara pikiran yang dikuasai oleh emosi, ego pribadi, nafsu duniawi dengan pikiran yang dikendalikan hati. Gunakan ketajaman mata hati untuk dapat mengambil keputusan berdasarkan kata hati bukan berdasarkan emosi atau nafsu duniawi. Karena sesunggunya mendengarkan kata hati merupakan usaha mengenal sifat-sifat kemuliaan Allah yang sudah ?built in? dalam hati kita.

5. Bekerja dengan hati.
Mereka yang bekerja dengan hati bukanlah orang yang bersikap baik kepada Anda, namun bersikap kasar terhadap bawahan, pekerja, atau pelayan. Sesungguhnya orang seperti ini bukanlah orang baik yang bekerja dengan hatinya. Karena mereka yang bekerja dengan hati akan selalu bersikap baik kepada siapapun.

6. Kekayaan bukan dinilai dari uang yang dimiliki.
Menjadi kaya bukan sekedar berhubungan dengan memiliki banyak uang. Namun kekayaan yang utama adalah seberapa besar uang yang kita dapatkan dapat digunakan untuk menolong orang lain, untuk memberikan manfaat bagi orang lain.

7. Berorientasi pada manfaat sebesar-besarnya.
Berbisnis bukan sekedar berorientasi pada profit atau keuntungan materi sebesar-besarnya, tetapi memperoleh keuntungan untuk memberikan manfaat bagi orang lain sebanyak-banyaknya. Karena berbisnis adalah ibadah yang harus dipertanggungjawabkan kepada Tuhan Yang Maha Esa nantinya dan kepada sesama manusia lainnya.

8. Fokus pada apa yang diperoleh bukan yang hilang.
Jangan pikirkan kesempatan, peluang atau kegagalan yang sudah lewat atau sudah hilang dari kita. Kalau And akalah tender sebuah proyek, padahal hitung-hitungannya untungnya akan besar sekali, jangan dirisaukan lagi. Hal ini dapat membuat Anda stress, atau berlaku tidak bijaksana. Fokuslah memikirkan pada apa yang Anda peroleh saat ini. Biarkan kesempatan yang hilang berlalu dari Anda, karena akan ada kesempatan baru kalau kita dapat mensyukuri apa yang dimiliki saat ini.

9. Gagal hanyalah sebuah proses.
Gagal bukanlah akhir dari segalanya, tetapi bagian dari proses untuk menghasilkan rencana-rencana baru. Bagian dari proses menuju kesempatan-kesempatan baru, sepanjang kita mau memperbaiki rencana baru. Namun kalau anda gagl merencanakan sesuatu, berarti Anda telah berencana untuk gagal.

10. Akui Kesalahan Dengan rendah Hati.
Kesahalan-kesalahan dalam mengambil keputusan dalam menjalankan usaha bisa saja terjadi. Ketika Anda menyadari bahwa itu suatu kesalahan keputusan yang Anda ambil, dan merasa bahwa partner Anda atau karyawan Anda yang benar, maka akui dengan rendah hati. Segera lakukan evaluasi untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi.

Salam Sukses, Sehat dan Sejahtera!

Label:

posted by honeybanny @ 05.16   1 comments
Sabtu, 21 Maret 2009
RAHASIA HIDUP BERKELIMPAHAN Artikel Motivasi, 24-11-2008 09:25:50
Kesediaan hati untuk memberi dan berbagi kebaikan kepada orang lain adalah salah satu rahasia hidup berkelimpahan. Karena dengan memiliki kesediaan hati memberi dan berbagi kebaikan dengan orang lain, maka sesungguhnya kita telah mengundang kebaikan dan kemudahan datang dalam kehidupan kita, bahkan keberlimpahan akan mengalir kepada kita.

Pertanyaannya kemudian adalah, kalau memberi dan berbagi adalah salah satu rahasia hidup berkelimpahan, mengapa masih ada orang yang enggan memberi dan berbagai kebaikan dengan orang lain ?

Karena mungkin ia berpikir, bila ia memberi kekayaan, pemberian itu akan habis begitu saja tanpa kembali. Kalau ia memberikan ilmu, ia berpikir ilmunya akan habis begitu saja dan hilang. Padahal justeru sebaliknya. Semakin banyak kita memberi, semakin banyak kita menerima. Karena memberi itu sesungguhnya menciptakan imbalan bagi diri kita sendiri. Kalau orang mengetahui kekuatan memberi seperti ini, saya percaya akan banyak orang yang berlomba-lomba untuk memberi dan berbagi kebaikan kepada orang lain.

Kita tentu ingat hukum kekekalan energi bukan. Dimana setiap energi yang dilepaskan di muka bumi ini sesungguhnya tidak pernah hilang dari kehidupan, tetapi hanya berubah bentuk dan akan kembali dalam keseimbangan. Contohnya air misalnya, ia menguap menjadi awan dan kemudian menjadi hujan, kembali menjadi air.

Demikian juga dengan energi positif kebaikan yang kita pancarkan dalam kehidupan, sesungguhnya tidak pernah hilang, tetapi akan mengalir kembali, hanya mungkin dalam bentuk yang berbeda. Hal ini sudah dijamin dalam ajaran agama, bahkan Allah SWT akan melipatgandakannya kepada kita. Itulah mengapa, dalam setiap agama selalu diajarkan untuk memberikan sesuatu, selalu dianjurkan untuk senang berbagi sesuatu yang kita miliki. Selain diajarkan untuk selalu memberikan kebajikan, senang menolong orang lain, juga dianjurkan membantu melalui kekayaan yang dimilikinya.

SEMOGA BERMANFAAT.

Salam Sukses, Sehat dan Sejahtera

Label:

posted by honeybanny @ 19.55   0 comments
Senin, 09 Februari 2009
Mengendalikan Emosi Artikel Motivasi, 31-12-2008 11:47:37
Emosi dan perasaan akan bergolak dikarenakan dua hal; kegembiraan yang memuncak dan musibah yang berat. Barangsiapa mampu menguasai perasaannya dalam setiap peristiwa, baik yang memilukan dan juga yang menggembirakan, maka dialah sepertinya orang yang memiliki kekukuhan iman dan keteguhan keyakinan. Karena itu pula ia akan memperoleh kebahagiaan dan kenikmatan dikarenakan keberhasilannya mengalahkan nafsu.

Allah SWT menyebutkan bahwa manusia adalah mahluk yang senang bergembira dan berbangga diri. Namun, menurut Allah, ketika ditimpa kesusahan manusia mudah berkeluh kesah, dan ketika mendapatkan kebaikan manusia sangat kikir. Akan tetapi, tidak demikian halnya dengan orang-orangItu karena merekalah orang-orang yang mampu berdiri seimbang di antara gelombang kesedihan yang keras dengan dan luapan kegembiraan yang tinggi. Dan mereka itulah yang akan senantiasa bersyukur tatkala mendapat kesenangan dan bersabar tatkala berada dalam kesusahan.

Emosi yang tak terkendali hanya akan melelahkan, menyakitkan dan meresahkan diri sendiri. Sebab, ketika marah misalnya, maka kemarahannya akan meluap dan sulit dikendalikan. Dan itu akan membuat seluruh tubuhnya gemetar, mudah memaki siapa saja, seluruh isi hatinya tertumpah ruah, nafasnya tersengal-sengal, dan ia akan cenderung bertindak sekehandak nafsunya. Adapun saat mengalami kegembiraan, ia menikmatinya secara berlebihan, mudah lupa diri, dan tak ingat lagi siapa dirinya.

Begitulah manusia, ketika tidak menyukai seseorang, ia cenderung menghardik dan mencelanya. Akibatnya, seluruh kebaikan orang yang ia tidak sukai itu tampak lenyap begitu saja. Demikian pula ketika menyukai orang lain, maka orang itu akan terus ia puja dan sanjung setinggi-tingginya seolah-olah tak ada cacatnya. Dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda: "Ya Allah saya minta pada-MU keadilan pada saat marah dan lapang dada".

Barang siapa mampu menguasai emosinya, mengendalikan akalnya dan menimbang segalanya dengan benar, maka ia akan melihat kebenaran, akan tahu jalan yang lurus dan akan menemukan hakekat yang khusyu' dalam ibadahnya

Label:

posted by honeybanny @ 21.53   0 comments
Rabu, 04 Februari 2009
Perbaiki Dulu yang Di Dalam 07-01-2009 10:44:25
Saat renovasi rumah, si empunya rumah sudah merencanakan memasang sebuah lukisan potret keluarga di ruang tamu yang telah ditatanya dengan indah. Lukisan itu telah dipesan melalui seorang seniman pelukis wajah yang terkenal dengan harga yang tidak murah. Tetapi, saat lukisan itu tiba di rumah dan hendak dipasang, dia merasa tidak puas dengan hasil lukisan dan meminta si pelukis merevisiya sesuai dengan gambar yang dibayangkan. Apa daya, setelah diperbaiki hingga ketiga kalinya, tetap saja ada sesuatu yang tidak disukai pada lukisan tersebut sehingga setiap si pemilik rumah melintas ruang tamu, selalu timbul ketidakpuasan dan kekecewaan. Itu sangatlah mengganggu pikirannya. Menjadikan dirinya tidak senang, uring-uringan, jengkel, kecewa dan sebal dengan ruang tamunya yang indah itu. Semua gara-gara sebuah lukisan.

Suatu hari, datang bertamu satu keluarga sahabat ke rumah itu. Sahabat ini termasuk pengamat seni yang disegani di lingkungannya. Saat memasuki ruang tamu—setelah bertukar sapa begitu akrab dengan tuan rumah, tiba-tiba mereka bersamaan terdiam di depan lukisan potret keluarga itu. Si tuan rumah buru-buru menyela,

“Teman, tolong jangan dipelototi begitu, dong. Aku tahu, lukisan itu tidak seindah seperti yang aku mau, tetapi setelah di revisi beberapa kali jadinya seperti itu, ya udah lah, mau apalagi?”

“Lho, apa yang salah dengan lukisan ini? Lukisan ini bagus sekali, sungguh aku tidak sekedar memuji. Si pelukis bisa melihat karakter objek yang dilukisnya dan menuangkan dengan baik di atas kanvas, perpaduan warna di latar belakangnya juga mampu mendukung lukisan utamanya. Betul kan, Bu?”. Tanyanya sambil menoleh kepada istrinya.

“Iya, lukisan ini indah dan berkarakter. Jarang-jarang kami melihat karya yang cantik seperti ini. Kamu sungguh beruntung memilikinya,” si istri menambahkan dengan bersemangat.

Kemudian, mereka pun asyik terlibat diskusi tentang lukisan itu. Setelah kejadian itu, setiap melintas di ruang tamu dan melihat lukisan potret keluarga itu, dia tersenyum sendiri teringat obrolan dengan sahabatnya. Kejengkelan dan kemarahannya telah lenyap tak berbekas.

Saudaraku, Jika sebuah lukisan tidak bisa diubah atau banyak hal lain di luar diri kita yang tidak mampu kita ubah sesuai dengan keinginan kita atau selera kita, maka tidak perlu menyalahkan keadaan! Karena sesungguhnya, belum tentu lukisan atau keadaan luar yang bermasalah, tetapi cara pandang kitalah yang berbeda. Jika kita tidak ingin kehilangan kebahagiaan maka kita harus berusaha menerima perbedaan yang ada. Dengan mengubah cara berpikir kita yang di dalam, tentu kondisi di luar juga ikut berubah. Mari kita pelihara semangat dan kebahagiaan kita, bukan dengan mengubah dunia sesuai dengan keinginan kita, tetapi menerima perubahan dengan cara mengubah yang ada di dalam diri kita terlebih dulu

Label:

posted by honeybanny @ 00.30   0 comments
Enyahkan Kejenuhan dari Hidupmu!
Orang yang hidup mengekang diri dengan satu gaya atau model hidup seudah tentu akan dilanda kejenuhan. Itu, karena jiwa manusia pada dasarnya cenderung mudah jenuh. Tabiat dasar setiap manusia adalah tidak senang berada dalam satu keadaan yang sama. Dan karena itu pula, Maka Allah menciptakan banyak warna dan bentuk untuk suatu tempat, zaman, makanan, minuman,dan mahluk-mahluk ciptaan-NYA. Ada malam ada siang, ada dataran tinggi ada dataran rendah, ada putih ada hitam, ada panas ada dingin, dan ada manis ada kecut. Keberagaman dan perbedaan ini seringkali disebut Allah dalan beberapa firman-NYA. Diantaranya Allah menyebutkan bahwa,

"Dari perut lebah itu keluar minuman(madu) yang bermacam-macam warnanya".(QS.An-Nahl:69)

Syahdan, Al Makmun kadang kala membaca sambil duduk, sesekali dengan berdiri, dan pada saat yang lain sambil berjalan. Dan karena itu pula ia pernah berkata, "Jiwa manusia itu sungguh sering kali jenuh". Allah juga telah berfirman,

"Yaitu orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbabaring".(QS.Ali Imran:191)

Ayat ini mengisyaratkan bahwa dalam beribadah pun manusia akan merasa jenuh. Oleh karena itu, maka Alloh pun memberikan banyak pilihan bentuk dan cara beribadah kepada para hamba-NYA. Sebagaimana kita ketahui Allah telah menetapkan pelbagai amalan hati, amalan lisan, amalan badan, dan amalan harta. Kita juga tidak hanya diwajibkan shalat, tetapi juga membayar zakat, menjalankan puasa dan menunaikan haji. Bahkan, dalam shalat pun kita tak hanya disuruh berdiri saja, tetapi juga ruku', berdiri, sujud dan duduk.

Semua ini mengisyaratkan bahwa siapapun yang menginginkan kepuasan, semangat yang baru dan produktifitas, maka ia harus pandai membagi waktunya. Yakni, ia perlu membagi waktu kapan ia harus bekerja, merenung, dan mencari hiburan. Dalam hal membaca pun, Anda perlu variasi; kapan Anda harus membaca Al Qur'an, tafsir, sejarah, sastra, dan ilmu pengetahuan umum. Demikian pula dalam menjalankan kegiatan rutin harian, Anda harus dapat menentukan kapan waktu untuk beribadah, mecari hiburan, mengunjungi relasi bisnis, menerima tamu, berolahraga dan berekreasi. Dengan begitu, niscaya jiwa Anda akan selalu merasa segar dan bergairah

Label:

posted by honeybanny @ 00.13   0 comments
Selasa, 03 Februari 2009
KEMULIAAN IBU... Artikel Motivasi, 22-12-2008 12:58:57
Karena kasih sayangnya yang tiada tara.
bahkan kita tak akan mampu membayarnya meskipun dengan ketaatan dan kebaktian kita yang besar.
seorang ibu adalah pahlawan bagi anak-anaknya dan juga sangat besar jasanya untuk mengantarkan kepada prestasi dihari depannya.
Tiada sebanding apa yang kita berikan kepada mereka,
karena apa yang mereka berikan sangat...sangat lebih,... lebih dari segala yang dimilikinya. ...
bahkan nyawanyapun nyaris diberikan demi melahirkan sang buah hati.
ibulah orang pertama yang memberikan cinta,... kasih,... dan sayangnya... secara tulus tanpa pamrih.
ibu rela menderita demi anak-anaknya, ..
ibu akan sabar meskipun dihina,... dicaci maki orang lain karena ulah anaknya..
ibu akan terus mendoakan anak-anaknya agar kelak menjadi insan yang berguna bagi masyarakt luas.
ibu akan bangga bilamana anaknya sukses dan mendatangkan kebaikan buat orang lain.
ibu akan puas manakala anak-anaknya menjadi insan-insan yang memberi kemudahan bagi orang lain.
ibu akan selalu tersenyum mana kala anak-anaknya dapat menolong orang lain.
ibu akan bahagia bilamana anak-anaknya mampu membuat orang lain bahagia...

" Selamat Hari Ibu, bakti dan ketaatan kami tak akan mampu dan tak akan sebanding dengan lautan kasih sayangmu yang telah kau berikan",

Semoga Allah SWT, Zat sang pemilik kehidupan selalu melimpahkan Rahmat... dan Senantiasa memuliakan IBu.....

Label:

posted by honeybanny @ 23.59   0 comments
HENING ITU PENTING !!!
Mengapa hening itu penting.
Karena dalam keheningan kita akan menemukan sudut pandang yg lebih baik tentang kehidupan kita.

Mengapa hening itu penting.
Karena dalam keheningan kita dapat berhubungan dengan cahaya Illahi yang menerangi jagad raya dan kehidupan.

Mengapa hening itu penting.
Karena dalam keheningan kita dapat lebih berkonsentrasi dan fokus pada tujuan tertinggi kehidupan.

Hening itu penting.
Ambilah jeda sejanak untuk menemukan keheningan, dengan bermeditasi atau berdzikir Rasakan ketenangan pikiran, konsentrasi dan fokus dalam diri Anda. Pikiran yg tenang, fokus dan konsentrasi dapat meningkatkan produktivitas kerja yg akahirnya mendorong keberhasilan.

Salam Sukses, Sehat dan Sejahtera

Label:

posted by honeybanny @ 23.10   0 comments
7 Prinsip Manajemen Waktu yang Kreatif
1. Selalulah aktif, bukan reaktif
Buatlah keputusan-keputusan aktif tentang bagaimana Anda menghabiskan waktu Anda daripada reaktif terhadap setiap tuntutan yang Anda temui. Tentukan apa saja yang penting bagi Anda, dan
katakan "tidak" terhadap segala sesuatu yang bertentangan.

2. Tentukan sasaran
Dengan menentukan sasaran, Anda tahu tujuan Anda. Tanpa sasaran, Anda akan kehilangan arah dan bereaksi terhadap kesempatan2 dan persoalan2 yang tidak pasti, dengan pandangan sempit atas akibat yang mungkin timbul dalam kehidupan pribadi dan profesional Anda.

3.Tentukan prioritas dalam tindakan Anda
Begitu Anda telah menentukan sasaran, Anda perlu menentukan prioritas tindakan guna mencapai sasaran2 itu. Kunci dalam menentukan prioritas adalah dengan mengidentifikasikan apa yang penting dari aktivitas Anda secara tepat dan menentukannya sebagai prioritas.

4. Pertahankan fokus Anda
Maksimalkan produktivitas Anda dengan berkonsentrasi pada satu proyek yang utama satu per satu. Setelah menentukan sasaran dan prioritas tindakan Anda, pantaulah perkembangannya hingga proyek itu selesai. Apa pun yang Anda lakukan, lakukanlah dengan seluruh kemampuan Anda.

5. Ciptakan tenggat waktu yang realistis
Tenggat waktu yang realistis dapat membantu Anda tetap fokus pada sasaran jangka panjang dan terutapa pada prioritas jangka pendek.

6.Lakukan sekarang (DO IT NOW)
D = Divide. Bagi menjadi tugas yang lebih kecil.
O = Organize. Aturlah bagaimana melakukannya.
I = Ignore. Abaikan gangguan yang mengalihkan perhatian.
T = Take. Ambil kesempatan mengetahui bagaimana melakukannya sendiri.
N = Now. Sekarang.
O = Opportunity. Ambil keuntungan dari kesempatan yang menguntungkan Anda.
W = Watch out. Waspada pada pemborosan waktu.

7. Seimbangkan hidup Anda.
Untuk menerapkan prinsip2 manajemen waktu yang kreatif ini tidak hanya dalam pekerjaan, tetapi juga dalam gergaul dan beraktivitas mengisi waktu luang. Jadi seimbangkanlah hidup Anda seperti
menciptakan waktu bagi diri sendiri, sahabat, saudara, dan yang lainnya

Label:

posted by honeybanny @ 22.44   0 comments
About Me

Name: honeybanny
Home: Pekalongan, jawa tengah, Indonesia
About Me: Saya terlahir dalam keluarga yang sangat sederhana namun bersahaja, saya terlahir dalam keluarga pegawai negeri sipil and bukan anak orang kaya.. saya akan lebih tertarik pada perempuan yang penurut dan tidak banyak menuntut , kalo bisa yang mengenakan jilbab.
See my complete profile
Previous Post
Archives
Chat with me


ShoutMix chat widget

Free Blog Calendar

Search JavaScript Kit:

This free script provided by
JavaScript Kit

Locations of visitors to this page
Links